Wall Street predicts just two percent year-on-year growth in iPhone sales

Originally posted on 9to5Mac:

iphones Fortune has its usual roundup of what the analysts are expecting Apple to report in iPhone sales next week, and the forecasts make worrying reading. The overall average is for quarterly sales of 38.2 million, which would represent year-on-year growth of just two percent.

averages

Adding to the concern, ten of the 32 analysts included in Fortune‘s poll predict a fall in sales when compared to the same quarter last year.

With the new iPhones having generated record sales in their opening weekend, and Apple having reported all-time quarterly high iPhone sales in Q1, the question is why the pessimism regarding Q2 … ? 

View original 197 more words

Don’t give up! Do not ever give up!

First thing about life is….when you trying to get best, we must waiting for the right one.

And how we can waiting for the right one?. Yeah, kita harus terus berusaha dan sabar akan segala hal yang telah dan akan kita lakuin untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan. We don’t have to give up!.
Sometimes, ketika kita sudah berusaha melakukan yang terbaik, kita gagal, dan kita berhenti berharap akan hal yang ingin kita capai. Dan sering kali kita tidak mengambil pelajaran dari sesuatu yang gagal tersebut. Kita tidak sabar, ingin dengan cepat mencapai hal yang kita inginkan. Akankah kalian sadar?? Bahwa sesungguhnya ketika kita gagal, kita dalam tahap di uji ke- mentalitas kita.

Dalam semua hal, entah itu pekerjaan, percintaan, kehidupan.

Disini saya hanya ingin sharing, saya pernah dalam keadaan tersebut, dan walaupun terkadang saya putus asa, namun saya terus mencoba untuk mencapai sesuatu yang saya inginkan tersebut. Hingga pada akhirnya, saya berhasil mencapai nya.

Well, i think, ada kalanya kita merasa dalam posisi down dan putus asa. Namun, saya disini hanya ingin menegaskan….bahwa, kita jangan pernah menyerah jika belum dapat mencapai nya. Lupakan semua ke-putus asaan tersebut, hilangkan rasa minder akan sesuatu hal, teruslah berusaha, walaupun hal itu sangat susah di raihnya.
Do not give up, when we feels we down. You don’t have to worry about anything. Someday, God will give us a better .

Just One Last Time

People comes people go. Yeah, pernyataan itu memang benar. Gak selamanya orang-orang yang kita sayangi itu ada di dekat kita. Karena dunia itu terus berputar dan waktu terus berjalan untuk merubah segalanya, dan kita gak akan bisa mempertahankan semuanya untuk tetap berada di samping kita. Friends, bestfriend, boyfriend-girlfriend, bahkan family sekalipun tidak ada yang kekal sepanjang masa.

Gue pun sudah merasakannya dari yang namanya kehilangan semua hal tersebut diatas, terutama teman dekat. Hal ini sudah terjadi berulang-ulang kali dalam hidup gue, gue harus terpaksa merelakan mereka pergi walaupun sejujurnya gue gak ingin merasakan hal itu. Pada umumnya mereka meninggalkan karna sudah menemukan sesuatu yang baru, kemudian melepaskan sesuatu yang mungkin sebenarnya “berhaga” dari yang sudah lama. Sakit? Memang. Sering kali tanpa disengaja kenangan-kenangan yang telah dilalui barsama itu, muncul secara tiba-tiba di benak pikiran. Kadang gue sering berfikir, sepertinya saya sudah memberikan dan merelakan segalanya, tapi mereka tanpa sadari, menghiraukannya kemudian meninggalkan. Yeah, like a wisdom quotes “The more expect on your bestfriends, the more disappointed you’ll be”. Bahkan kadang, beberapa kali gue lebih memilih kehilangan pacar daripada kehilangan teman dekat. Walaupun teman dekat dan pacar, ialah dua hal yang sangat penting (tentunya setelah keluarga), namun di suatu sisi kadang kita harus memilih siapa orang yang patut kita pilih. Karna pacar itu dapat dicari, sedangkan teman dekat atau sahabat itu susah untuk dicari, jadilah gue memprioritaskan pada teman dekat. Sayangnya mereka yang sudah gue rela berkorban pun, tidak menggubris nya.

Tetapi walau demikian, semua akan kembali seperti semua. Time always changes everything. Kebanyakan gue perhatiin, orang-orang yang sudah pergi itu, lama kemudian akan balik lagi ke yang semula. Mungkin semuanya hanya kondisi bosan saja yang sedang mereka rasakan – ingin mencari lingkungan baru, yang lama kemudian, mereka pun akan kembali seperti dahulu kala.

Well, ini hanya sekedar curahan dari apa yang gue dan beberapa teman alami. Gue hanya ingin sekedar mengingatkan, ingatlah siapa saja orang-orang yang dulu berada di dekat mu sebelum kamu maju, sukses, yang berada disamping kamu ketika sedang sedih-marah, yang sudah mendorong kamu untuk mencapai impian mu. Jangan sampai kamu meninggalkannya, hanya untuk mendapatkan kesenangan sesaat. “Find a best friend who will always be there since once upon a time & will be there until forever after”.

2012 almost done!

Hellooo bertemu lagi dengan tulisan gue. Kali ini gue pengen bahas mengenai tahun 2012 secara flashback yang udah terjadi di kehidupan gue.

Well, gue sangatlah berterimakasih karena di tahun 2012 ini gue udah di kasih banyaaaak banget sesuatu yg wooow dari Sang Pencipta, Allah, yang telah ngasih gue kehidupan yang sangat “hidup“. Kenapa begitu? Karena di tahun 2012 ini gue :
- masih di kasih umur, dan juga kesehatan oleh Allah agar gue masih bisa nikmatin tahun 2012 bersama keluarga dan temen-temen.
- telah di lancarkan sidang skripsi, yang mana ialah 2 minggu berikutnya alhamdulillah sudah bisa mendapatkan pekerjaan yang layak.
- telah di kasih banyak banget pengalaman dan peluang-peluang yang tentunya menguntungkan bagi gue, biar gue bisa lebih banyak belajar dari pengalaman-pengalaman tersebut.
- udah di kasih temen-temen baru yang telah ngasih banyak banget pelajaran hidup, sweet memories, dan kebaikan-kebaikan lainnya yang telah mereka berikan buat gue dengan tulus & ikhlas.
- telah di berikan secara export, orang yang cukup bisa buat gue tersenyum ketika sedang hilang mood.
- ….udah di kasih banyaaak banget kenangan-kenangan yang gak bakal bisa gue lupain semur hidup, dan juga yang gak bisa gue putar ulang kembali selama-lamanya.

Oke, itulah beberapa hal-hal yang menurut gue sangat berharga yang telah tejadi dari awal tahun 2012 hingga penghujung akhir tahun 2012 ini. Bagaimana dengan kalian?? Well, gue rasa kalian juga punya a lot of sweet memories, a lot of experience, good friends, dan lain sebagainya. Benar tidak? Yaa semoga tahun 2013 dan tahun-tahun selanjutnya membawa lebih banyak hal dan kejadian positif bagi kita semua yaa. Amin. Goodbye 2012! And welcome 2013…..  See yaa guys :)

Stuck in this comfort zone

Comfort Zone. Kalimat yang sometimes bisa membuat kamu terjebak. Terjebak di dalam suatu lingkungan yang membuat kamu ngerasa nyaman, adalah memang hal yang sangat indah dan bahkan bisa membuat hidup mu menjadi lebih “hidup”.  Comfort Zone ini pada umumnya karena telah nemuin teman-teman di satu lingkungan yang berkesinambungan (maksudnya disini yaitu, membuat kamu nyambung ketika sedang melakukan suatu perbincangan, mendapatkan teman yang cocok untuk diajak becanda maupun sharing akan kehidupan masing-masing).

Disini, gue ingin sharing what i’m feeling in this new zone. Gue gak mau nyebutin tepatnya dimana dan siapa-siapa saja orangnya. Di lingkungan yang masih cukup terbilang baru ini gue nemuin berbagai banyak orang dengan masing-masing mempunyai characteristic, tentunya yang berbeda-beda. Walaupun lingkungan ini baru buat gue masukin, namun gue udah ngerasa sangat nyaman….gue ngerasa kayak gue udah bertemen lama dengan mereka semua. Mereka yang sangat caring, mereka yang bisa buat gw ketawa, mereka yang bisa ngehibur gue kalau gue lagi ada masalah dan mereka juga yang selalu ngasih nasihat-nasihat yang sebenarnya bisa membuat gue up ketika gue lagi down. Gue disini pun sudah dekat dengan beberapa temen, yang bahkan gue udah menganggap mereka sahabat, walaupun gue juga gak tau mereka menganggap gue apa. Sebenernya sekalinya gue udah menganggap mereka seperti itu, gue gak bakalan mau kehilangan mereka bahkan kalau perlu gue akan meng-keep all of them supaya gue gak perlu ngerasain lagi gimana rasanya keilangan dan ditinggalin sama orang-orang terdeket dan sebisa gue, gue harus tetep bisa berada dekat dengan mereka. Dan gue mungkin tipe orang yang akan nyeritain tentang kehidupan gue sepenuhnya sama orang itu, walaupun mungkin orang yang sudah kenal gue, menganggap gue tipe extrovert. Padahal kenyataannya nggak seperti itu.

Mungkin ini terkesan sedikit posesif ya… tapi ya daripada mesti keulangan lagi tragedi-tragedi masa lalu, mending gue harus bersikap kayak gitu. Dan mungkin cara itu juga yang siapa tau…..bisa tetep deket. Walaupun gitu, gak nutup kemungkinan kalau suatu saat pasti ada masa dimana orang-orang tersebut sudah bosan dengan gue dan mereka pun menjauh dengan sendirinya (walau sebenernya gue gak mau hal itu kejadian). Mengapa gue bersikap dan berpola pikir kaya gitu?? karena gue lebih memilih keilangan pacar daripada mesti keilangan temen deket, apalagi yang udah gue anggep sahabat. Mungkin ada yang salah sama pola pikir gue disini, tapi gimana pun itu gue bakalan tetep menomer satu-kan “temen deket”. Temen deket atau bahkan sahabat tuh nomer 2 bagi gue, setelah keluarga.

Well, disini, di lingkungan yang baru ini gue berharap mereka yang sudah gue anggap jadi salah satu sahabat gue, gak akan ninggalin gue, walaupun gue dalam kondisi jatuh pun (karena kita semua mungkin sudah tau, kalau hidup itu bagaikan roda yang berputarkadang kita berada di atas dan kadang pula kita berada di bawah) dan yang terpenting adalah walaupun gue udah gak berada di satu lingkungan yang nyaman ini. Gue emang gak tau apa pikiran orang-orang tentang “persahabatan“. Apakah akan menyepelekan atau bahkan berpikiran sama kayak gue. Oke…i’m just sharing what i’m feeling rite now. Jika ada yang ngerasa salah satu tersangka diatas (tersangka, udah kaya apa ajaaa hahahaha) harap dimaklumi ya..karena di dalam hati gue yang paling dalem, gue gak mau keilangan kalian semua. :)